26.11.11



Jadi, pada tanggal 3, 4, dan 5 November 2011, gue membintangi *alah* tetater musikal di sekolah gue, judulnya "Hello Dolly"
gue cuma jadi penghuni kota sih, tapi dapet peran kecil, jadi Court Clerk buat adekan pengadilan. Di atas adalah foto poster promosi kita yang super simpel, dan yang di bawahnya foto teman-teman gue yang semuanya anak kelas 11, dari kiri: Ellie, Kenzie, Cole, gue (pake kostum court clerk) dan Lillian, Mereka asik-asik loh. Kita foto bareng pas meet and greet cast after performance di depan auditorium.

Oh ya aku mau berterima kasih kepada director Lois Deerberg, co-director Mary Horst dan vocal director Alyssa Schmueker yang sudah bantu kita untuk menampilkan musikal yang super keren ini. Kalian memang guru-guru hebat!

berikut foto-foto lain:

yang ini adalah before make-up dan sudah dress-up:


BEFORE
AFTER



Masak ya, waktu make-up, gue kan datengin temen gue tuh yang bagian make-up buat minta foundation sama bedak segala macem, nah pas antrian gue, dia malah bilang: "Elo nggak perlu make-up," lah kan gue bingung, "Iya, soalnya, kulit lo udh gelap jadi lo cuma butuh eyeliner, maskara, sama lipstik, sama paling blush on dikit," Etdeh buset, orang di Indonesia pengennya kulit putih macam mereka, eh mereka malah make-upnya pengen kulit macam kita begini, ckckck, alhasil gue gak begitu berubah lah.











Nah yang ini foto cast board, gue suka banget pokoknya, berikut cerita gue tentang, apa sih Hello Dolly?:






Jadi Hello Dolly adalah musikal Broadway yang diangkat dari novel berjudul The Matchmaker, bercerita tentang Dolly Levi (born Dolly Gallagher) (dibintangi oleh Tanysha. T), seorang janda ditinggal mati suami, yang juga seorang businesswoman dari New York, dia pretty much matchmaker dan gue salah satu korbannya di panggung. Dia punya klien yang namanya Horace Vandergalder (Zach. K) yang super kaya, dia bukannya ngejodohin ama orang, malah menjerumuskan nih klien, karena aslinya si Dolly naksir berat sama Horace. Dia nyoba nyomblangin Horace sama Irene Malloy (Alicia. G) seorang enterpreneurwoman di bidang topi, eh tapi akhirnya si Irene ini malah kepincut sama Cornelius Hackl (Keith. W) yang ternyata cuma kasirnya si Horace. Sementara Minnie Fay (Kelsey. G), asistennya Irene, kepincut sama Barnaby Tucker (Maxwell. T) yang juga asistennya si Cornelius. Nah, ada lagi pasangan, si Emengarde (Emily. L) ponakannya si Horace pengen minta dinikahin sama pacarnya si Ambrose Kemper (Cory. M), tapi Horace kagak ngerestuin. Pokoknya si Dolly ini akhirnya ngeberesin cerita comblang-comblangan yang super njelimet, tapi sweet dan bikin ngakak ini.



saat Tanysha nyubit pipi Tanner, sungguh candid~



Dua foto di atas adalah scene favorit gue, dimana si Dolly akhirnya balik dari pelariannya, gara-gara stress nyomblangin orang sana-sini dan mikirin orang New York kok pada matre (bahasa Indonesia gitu deh) ini scene settingnya di Harmonia Gardens, restoran terbuka jaman tahun 1890an di New Yor, dan lagu favorit gue, yang aslinya dinyanyikan oleh Louis Armstrong, dimainkan di sini:






Hello Dolly, well hello dolly, it's so nice to have you back where you belong.


You looking swell Dolly, we can tell Dolly, you're still growing, you're still glowing, you're still, going strong.

ini video filmnya:




oke lagu favorit gue yang lain adalah it only takes a moment, dimana di scene tersebut ada gue sebagai court clerk:




he held me for an instance, but his arm felt sure and strong, it only takes a moment to be love a whole life long, and then it's all that loves about, and we'll recall when time runs out, that it only took a moment to be love a whole life long :3








Dan 2 lagu favorit gue yang lain lagi adalah Put On Your Sunday Clothes yang pasti lo akan ngerasa pernah denger nih lagu dan pastinya Finale Ultimo yang merupakan lagu rangkuman dari semua lagu di Hello Dolly.
bisa dicari di youtube lah hahahahaha

Okeh friends, Put on your sunday clothes when you feel down and out, strut down the street and have your picture took :D

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright 2010 Singa Betina yang Terjebak.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.